Tadabbur Diri 22
Bila syaitan menghiaskan indah amalan manusia.
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ ﴿الحجر: ٣٩﴾
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, (39)
(Al Hijr: 39)
Dan syaitan pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan. (43)
(Al An’am: 43)
Manusia menyangka dirinya seorang yang alim berilmu,
Sedangkan dia bukannya ‘alim berilmu,
Maka dia berpura-pura dan bergaya sebagai seorang ‘alim berilmu,
Lalu orang memanggilnya seorang yang ‘alim berilmu.
Manusia mahu dilihat baik walaupun di belakang pandangan manusia dia bukanlah seorang yang baik.
Maka dia berpura-pura melakukan dan memperagakan kebaikan di depan manusia.
Lalu dia menyangka orang memujinya.
Begitu juga,
Manusia menyangka dirinya banyak beramal,
Lalu dia menuntut dari Allah ta’ala kehendak dunianya sebagai balasan.
Justeru, berjaga dan beringatlah. Tipu daya syaitan dan dunia sentiasa ada di sepanjang hidup kita.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لَّا يَجْزِي وَالِدٌ عَن وَلَدِهِ وَلَا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَن وَالِدِهِ شَيْئًا إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِاللَّهِ الْغَرُورُ ﴿لقمان: ٣٣﴾
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah. (33)
(Luqman: 33)
ABi
No comments:
Post a Comment